Conditional Sentence
Conditional Sentence (=Kalimat pengandaian) adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi seperti yang diharapkan.Conditional sentence terdiri dari dua klausa, yaitu:
Main Clause (Induk Kalimat) dan IF Clause.
Letak main clause bisa di depan maupun di belakang IF Clause. Perbedaan letak ini tidak mempengaruhi arti.
Ada beberapa tipe Conditional Sentence, yaitu:
- Type I: Future Conditional
- Type II: Present Conditional
- Type III: Past Conditional
| 1 |
Kalimat ini mengungkapkan kejadian yang diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang dan memiliki kemungkinan untuk terjadi.
Pola kalimat:
|
If + S + Verb (present), S + will + Verb1
Kalimat 1 Kalimat 2
|
- If I have enough time, I will visit him.
- I will go to the beach if my father gives me permission.
- We will wait if you want to join us.
- If you study hard, you will pass the final exam.
- If he wins the competition, they will give him a gold medal.
| 2 |
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi sekarang tetapi tidak terjadi.
Pola kalimat:
|
If + S + Verb 2 / were, S + would + Verb1
Kalimat 1 Kalimat 2
|
- If she visited me, I would give him money.
- If I had enough time, I would go swimming.
- If you were a flower, I would be a bee.
- If Agnes Monica were my girlfriend, I would be the happiest boy in the world.
Catatan:
Pada tipe ini, to be untuk semua subyek pada IF clause adalah WERE.
| 3 |
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi di waktu lampau, tetapi tidak terjadi.
Pola kalimat:
|
If + S + had + Verb 3, S + would have + Verb 3
Kalimat 1 Kalimat 2
|
Contoh:
- If she had studied hard, she would have passed the final exam.
- If the team had played well, it would have won the competition.
- If Britney Spears had been here, I would have been very happy.
- If you had come to my house, you would have met me.
Pengertian Simple Past Tense
Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik. Adapun simple past tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 2.Rumus Simple Past Tense
Simple past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was, were). Apa itu verb-2? Verb-2 merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan -ed, -en, -d, -t, -n, atau -ne untuk regular verb atau bentuk yang tidak konsisten pada irregular verb. [Baca juga: Regular dan Irregular Verb]Dengan demikian rumus simple past tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
| Jenis Kalimat | Rumus | Contoh Simple Past Tense |
|---|---|---|
| positif (+) | S + Verb-2 (past tense) S + be(was/were) | The teacher came |
| I was a stamp collector | ||
| negatif (-) | S + did + not + bare infinitive S + be(was/were) + not | The teacher didn’t come |
| I wasn’t a stamp collector | ||
| interogatif (?) | Did + S + bare infinitive be(was/were) + S | Did the teacher come |
| Was I a stamp collector |
Contoh Simple Past Tense
Beberapa contoh kalimat simple past tense dengan fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut.| Fungsi | Contoh kalimat Simple Past Tense |
|---|---|
| Simple past tense untuk membicarakan aksi yang terjadi dengan durasi waktu tertentu di masa lampau. For (preposition) dapat digunakan untuk menyatakan periode waktu kejadian. | Vina and I went to the Ragunan zoo three months ago. (Saya dan Vina pergi Ragunan tiga bulan lalu.) |
| Did he come on time yesterday? (Apakah dia datang tepat waktu kemarin?) | |
| The party started at 10.00 a.m. (Pesta mulai jam sepuluh pagi.) | |
| Did you sleep enough last night? (Apa kamu cukup tidur semalam?) | |
| I studied civil engineering for almost 4 years. (Saya belajar teknik sipil selama hampir 4 tahun.) | |
| Simple past tense untuk membicarakan kebiasaan pada masa lampau. When (subordinate conjunction) biasanya digunakan pada situasi ini. | I often did exercise in the gym when I lived in Bandung. (Saya sering berlatih di gym ketika tinggal di Bandung.) |
| When I was a senior high school student, I always got up at 4 am to study. (Ketika saya sma, saya selalu bangun jam 4 pagi untuk belajar.) | |
| Untuk menunjukkan bahwa ada aksi berdurasi pendek (simple past tense) yang terjadi ketika suatu aksi berdurasi panjang (past continuous tense) sedang berlangsung. | I was reading a journal in the library when someone burped out loud. (Saya sedang membaca jurnal di perpustakaan ketika seseorang bersendawa keras.) |
| Untuk menunjukkan bahwa suatu aksi (simple past tense) langsung mengikuti aksi yang telah selesai (past perfect tense). | I had already finished my breakfast when he picked me up. (Saya telah sarapan ketika dia menjemput.) |
| Simple past tense digunakan pada if conditional tipe 2. | If she studied hard, she would be pass. (Jika dia belajar keras, dia akan lulus.) |
| I would buy a sport car if I had much money. (Saya akan membeli mobil sport jika punya uang banyak.) |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar