Kamis, 27 Februari 2014

kkpi

MEMBUAT SLIDE PRESENTASI MENGGUNAKAN MS POWER POINT

A. MEMULAI MS POWER POINT 2007
Ada dua cara membuka layar kerja MS Power Point 2007 yaitu :
Cara 1
  1. Klik ikon Start
  2. Klik All Programs
  3. Klik Microsoft Office 2007
  4. Klik Microsoft Office Power Point 2007
Cara 2
Double klik pada Shortcut MS Power Point 2007 ()pada layar desktop
B. PENGENALAN LAYAR KERJA MS OFFICE POWER POINT 2007
Layar kerja MS Office Power Point 2007 seperti gambar berikut ini :
C. MEMBUAT SLIDE DENGAN MS OFFICE POWER POINT 2007
Pada kesempatan ini kita akan mencoba membuat slide persentasi tentang penguatan metodologi pembelajaran berdasarkan nilai-nilai budaya untuk membentuk daya saing dan karakter bangsa.
Langkah-langkah :
  1. Bukalah layar kerja MS Office Power Point 2007
  2. Pada kotak judul (Click to add title) ketiklah judul berikut : BAHAN PELATIHAN
  3. Pada kotak sub judul (Click to add subtitle) Ketiklah : PENGUATAN METODOLOGI PEMBELAJARAN BERDASARKAN NILAI-NILAI BUDAYA UNTUK MEMBENTUK DAYA SAING DAN KARAKTER BANGSA
  4. Halaman judul akan tampak seperti gambar berikut :
  5. Untuk menambah slide baru kliklah slide kecil di sebelah kiri (seperti yang dilingkari merah pada gambar dibawah) kemudian tekan tombol enter pada keyboard.
  6. Kemudian akan tampak seperti gambar berikut :
  7. Pada kotak judul (Click to add title) ketiklah judul berikut : PENGERTIAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA
  8. Pada kotak teks “Click to add text” ketiklah kalimat berikut : Pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah pendidikan yang mengembangkan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa pada diri peserta didik sehingga mereka memiliki nilai dan karakter sebagai karakter dirinya, menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan dirinya, sebagai anggota masyarakat, dan warganegara yang religius, nasionalis, produktif dan kreatif. Slide akan tampak seperti gambar berikut :
  9. Untuk menambah halaman berikutnya ikutilah langkah 5, 6 dan 7 diatas. Jika pada halaman berikutnya merupakan kelanjutan dari slide sebelumnya yang menyebabkan halaman baru itu tidak memiliki judul maka kotak judul dapat diabaikan atau dihapus sehingga kita dapat mengetik langsung pada kotak teks.
  10. Di halaman baru pada kotak teks ketiklah paragraf berikut : “ Pengembangan pendidikan budaya dan karakter sangat strategis bagi keberlangsungan dan keunggulan bangsa di masa mendatang. Pengembangan itu harus dilakukan melalui perencanaan yang baik, pendekatan yang sesuai, dan metode belajar serta pembelajaran yang efektif. “ Slide akan tampak seperti gambar berikut :
  11. Pada halaman berikutnya ketiklah paragraf berikut : “ Sesuai dengan sifat suatu nilai, pendidikan budaya dan karakter bangsa adalah usaha bersama sekolah; oleh karenanya harus dilakukan secara bersama oleh semua guru dan pemimpin sekolah, melalui semua mata pelajaran, dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari budaya sekolah. “ Akan tampak seperti gambar berikut :
untuk melihat tampilan slide pada waktu persentasi ikuti langkah berikut :
  • Klik menu Slide Show seperti gambar berikut
  • Klik Ikon “ From Beginning “ 
  • Kemudian akan muncul layar slide show.
  • Untuk melihak halaman berikutnya tekan tombol enter atau panah ke bawah atau tombok PGDN

ilmu pengetahuan alam


ekosistem
 

 EKOSISTEM 

 

A. SATUAN MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM
1. Individu
 individu adalah satu makhluk hidup tunggal
2. Populasi
 populasi adalah kumpulan individu sejenis (satu spesies) yg mnempati suatu daerah tertentu
3. Komunitas
komunitas adalah keseluruhan populasi makhluk hidup yang hidup di suatu tempat tertentu dan saling berinteraksi
4. Ekosistem
ekosistem adalah hubungan timbal balik atau interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya
5. Ekosfer dan Biosfer
ekosfer adalah semua ekosistem di permukaan bumi yang saling berinteraksi

biosfer adalah keseluruhan ekosistem yang ada di bumi dan atmosfer yang saling berinteraksi

B. HABITAT
1. Habitat adalah tempat hidup suatu makhluk hidup
2. Nisia (relung) adalah status fungsional / jabatan suatu organisme pada suatu habitat

C. KOMPONEN - KOMPONEN EKOSISTEM
a) komponen Biotik : terdiri atas semua makhluk hidup yang berada pada ekosistem tersebut
b) Berdasarkan peranannya , komponen biotik dapat dibedakan menjadi tiga yaitu :
    - produsen (penghasil)
    - konsumen (pemakai)
    - dekomposer (pengurai)
c) komponen Abiotik
Komponen Abiotik ekosistem meliputi semua makhluk tak hidup
contohnya : air, tanah, udara, cahaya matahari, suhu, dan kelembapan

Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan

Dalam ekosistem hanya tumbuhan hijau yang mampu menghasilkan makanan sendiri melalui proses fotosintesis dengan bantuan air, karbondioksida,  klorofil dan cahaya matahari. Bagaimana dengan mahluk hidup lain? Mahluk hidup lain memperoleh makanan dengan melalui proses interaksi dengan mahluk hidup lain melalui pola-pola interaksi tertentu seperti yang telah dijelaskan pada materi sebelumnya. Untuk mengingat kembali pola interaksi dalam ekosistem bisa dilihat di sini.  Hal ini disebabkan karena mahluk hidup sebagai mahluk sosial tidak dapat hidup tanpa peran mahluk hidup lain.  Salah satu bentuk interaksi antar mahluk hidup tersebut adalah proses makan dan dimakan yang jika disusun secara berurutan akan membentuk suatu rantai makanan. Nah, kali ini kita akan belajar mengenai rantai makanan, jaring-jaring makanan.
a.  Rantai Makanan
Rantai makanan adalah peristiwa makan dan dimakan antara makhluk hidup dengan urutan tertentu. Dalam rantai makanan ada makhluk hidup yang berperan sebagai produsen,  konsumen, dan dekomposer.  Berikut adalah contoh sebuah rantai makanan.
 
Pada rantai makanan tersebut terjadi proses makan dan dimakan dalam urutan tertentu yaitu rumput dimakan belalang, belalang dimakan katak, katak dimakan ular dan jika ular mati akan diuraikan oleh jamur yang berperan sebagai dekomposer menjadi zat hara yang akan dimanfaatkan oleh tumbuhan untuk tumbuh dan berkembang.
 Tiap tingkat dari rantai makanan dalam suatu ekosistem disebut tingkat trofik. Pada tingkat trofik pertama adalah organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri yaitu tumbuhan hijau atau organisme autotrof dengan kata lain sering disebut produsen. Organisme yang menduduki tingkat tropik kedua disebut konsumen  primer (konsumen I). Konsumen I biasanya diduduki oleh hewan herbivora. Organisme yang menduduki tingkat tropik ketiga disebut konsumen sekunder (Konsumen II), diduduki oleh hewan pemakan daging (carnivora) dan seterusnya. Organisme yang menduduki tingkat tropik tertinggi disebut konsumen puncak.
Dengan demikian, pada rantai makanan tersebut dapat dijelaskan bahwa :
  1. Rumput bertindak sebagai produsen.
  2. Belalang sebagai konsumen I (Herbivora)
  3. Katak sebagai konsumen II (Carnivora)
  4. Ular sebagai konsumen III/konsumen puncak (Carnivora)
  5. Jamur sebagai dekomposer.
b. Jaring-jaring Makanan
Rantai makanan merupakan gambar peristiwa makan dan dimakan yang sederhana.  Kenyataannya dalam satu ekosistem tidak hanya terdapat satu rantai makanan, karena satu produsen tidak selalu menjadi sumber makanan bagi satu jenis herbivora, sebaliknya satu jenis herbivora tidak selalu memakan satu jenis produsen. Dengan demikian, di dalam ekosistem terdapat rantai makanan yang saling berhubungan membentuk suatu jaring-jaring makanan.
Jadi apakah jaring-jaring makanan itu? Jaring-jaring makanan merupakan sekumpulan rantai makanan yang saling berhubungan. Perhatikan contoh jaring-jaring makanan berikut!
 
Dapatkah kalian  menentukan ada berapa rantai makanan penyusun jaring-jaring makanan tersebut? Benar sekali, ada 18 rantai makanan. Untuk bisa menentukan berapa jumlah rantai makanan penyusun jaring-jaring makanan, kalian harus menuliskan urutannya satu per satu dengan teliti.
c. Piramida Makanan
Seumpama katak pada contoh rantai makanan di atas dihilangkan, apa yang akan terjadi? Kemungkinan yang terjadi adalah jumlah belalang akan meningkat karena tidak ada pemangsanya. Kebalikannya jumlah ular akan berkurang karena tidak ada makanan. Yang terjadi berikutnya adalah belalang pun akan banyak yang mati karena jumlah rumput tidak bisa memenuhi kebutuhan makan belalang yang jumlahnya bertambah banyak.
Dari ilustrasi di atas, sebuah ekosistem akan seimbang dan terjaga kelestariannya apabila jumlah produsen lebih banyak daripada jumlah konsumen I, jumlah konsumen I harus lebih banyak daripada konsumen II, dan seterusnya. Apabila kondisi tersebut digambarkan maka akan terbentuk suatu piramida makanan. Berikut adalah contoh piramida makanan dari jaring-jaring kehidupan di atas.
Kita sebagai mahluk hidup senantiasa bergantung pada mahluk hidup lain. Seperti kalian ketahui di atas, bahwa keseimbangan ekosistem sangat penting bagi kelangsungan hidup mahluk hidup. Untuk itu kita harus arif dan bijak dengan tidak melakukan perusakan lingkungan demi keseimbangan alam dan kelangsungan hidup kita. Mari cintai lingkungan hidup kita mulai dari yang terdekat dengan menjaga kelestarian alam di sekitar kita.

matematika

MATEMATIKA KEUANGAN
BUNGA MAJEMUK
PERHITUNGAN BUNGA DALAM MATEMATIKA KEUANGAN
  Bunga adalah jumlah sewa yang dikenakan oleh institusi keuangan atas pemakaian uang, atau Jumlah uang yang diterima sebagai hasil dari investasi dana, baik dengan meminjamkannya atau dengan menggunakannya untuk pembelian bahan, tenaga kerja, atau fasilitas.
  Jadi, bunga merupakan pertambahan pada jumlah uang yang semula dipinjamkan atau yang diinvestasikan.
1. Bunga Majemuk
Pengertian :
         Bunga yang jatuh tempo ditambahkan ke dalam nilai pokok pada akhir
         setiap periode untuk mendapatkan nilai pokok yang baru
      Jika kita menyimpan modal berupa uang di bank selama pereode bunga tertentu, misalnya satu tahun, maka setelah satu tahun kita akan mendapat bunga sebesar P % kali modal yang kita bungakan. Jika bunga itu tidak kita ambil, tapi ditambahkan pada modal awal untuk dibungakan lagi pada pereode berikutnya sehingga besarnya bunga pada setiap periode berikut berbeda jumlanya ( menjadi bunga berbunga ) maka dikatan modal tersebut dibungakan atas dasar bunga majemuk.

   Manfaat Bunga Majemuk
  1. Menghitung Anuitas
  2. Mengamortisasi Utang dan Obligasi
  3. Penilaian alternatif dari beberapa investasi/pendanaan
   Rumus Bunga Majemuk
Mn = M (1+b)n
 b      = jm/m
Notasi :
Mn = nilai akhir
M = nilai pokok awal
n  = jumlah periode perhitungan bunga
b  = tingkat bunga per periode perhitungan bunga
m = frekuensi perhitungan bunga
j= tingkat bunga nominal dengan periode  
       perhitungan m kali per tahun
Contoh 1:
Mencari NILAI BUNGA MAJEMUK
Hitunglah bunga dari Rp 1.000.000 selama 2 tahun dengan tingkat bunga 10% p.a. apabila bunga dihitung semesteran ?
Diketahui :
Mn = M (1+b)n

 b
= jm/m

M =  1.000.000
I   =  10 % : 2 (Semester )= 0,05
n  =  1periode

Mn = 1.000.000 (1+0,05) 1
 
 
 

Persamaan Linear Dua Variabel

 Persamaan linear dua variabel adalah persamaan garis lurus yang mempunyai 2 variabel atau peubah.

Contoh:
  • \!3x+\!5y=\!21 → persamaan dengan dua variabel x dan y.
  • \!5\alpha +\!4\beta =\!28 → persamaan dengan dua variabel α dan β.
Substitusi adalah menggantikan salah satu variabel ke persamaan yang lain.
Contoh:
Carilah nilai e dan f dari persamaan tersebut dengan metode substitusi.
  1. \!4e+\!3f=\!31
  2. \!e+\!f=\!11
Karena persamaan nomor 2 lebih sederhana daripada persamaan nomor 1 maka persamaan nomor 2 diubah menjadi:
\!f=\!11-\!e\dots
Masukkan persamaan berikut hingga menjadi:
\!4e+\!3f=\!31
 
 
 

bahasa inggris

Conditional Sentence

Conditional Sentence (=Kalimat pengandaian) adalah kalimat yang digunakan untuk menyatakan sesuatu yang mungkin terjadi atau mungkin tidak terjadi seperti yang diharapkan.
Conditional sentence terdiri dari dua klausa, yaitu:
Main Clause (Induk Kalimat) dan IF Clause.
Letak main clause bisa di depan maupun di belakang IF Clause. Perbedaan letak ini tidak mempengaruhi arti.
Ada beberapa tipe Conditional Sentence, yaitu:
  • Type I: Future Conditional
  • Type II: Present Conditional
  • Type III: Past Conditional

1
Type I: Future Conditional
Kalimat ini mengungkapkan kejadian yang diharapkan akan terjadi di masa yang akan datang dan memiliki kemungkinan untuk terjadi.
Pola kalimat:
If + S + Verb (present), S + will + Verb1
Kalimat 1                         Kalimat 2
Contoh:
  1. If I have enough time, I will visit him.
(mean: I may have enough time, I may visit him)
  1. I will go to the beach if my father gives me permission.
( mean: Perhaps, I go to the beach, my father permit me)
  1. We will wait if you want to join us.
(mean: Perhaps, we wait, you probably want to join us)
  1. If you study hard, you will pass the final exam.
(mean: Perhaps, you study hard, you may pass the final exam)
  1. If he wins the competition, they will give him a gold medal.
(mean: Perhaps, he win the competition, they may give him gold medal)
2
Type II: Present Conditional
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi sekarang tetapi  tidak terjadi.
Pola kalimat:
If + S + Verb 2 / were,     S + would + Verb1
Kalimat 1                              Kalimat 2
Contoh:
  1. If she visited me, I would give him money.
(mean: She doesn’t visit me, so I don’t give her money.)
  1. If I had enough time, I would go swimming.
(mean: I don’t have enough time, so I don’t go swimming.)
  1. If you were a flower, I would be a bee.
(mean: You are not a flower, I am not a bee.)
  1. If Agnes Monica were my girlfriend, I would be the happiest boy in the world.
(mean: Agnes Monica is not my girlfriend, so I am not the happiest boy in the world)
Catatan:
Pada tipe ini, to be untuk semua subyek pada IF clause adalah WERE.
3
Type III: Past Conditional
Kalimat ini menyatakan peristiwa yang diharapkan terjadi di waktu lampau, tetapi tidak terjadi.
Pola kalimat:
If + S + had + Verb 3, S + would have + Verb 3
Kalimat 1                             Kalimat 2

Contoh:
  1. If she had studied hard, she would have passed the final exam.
(mean: She didn’t study hard, so she didn’t pass the final exam.)
  1. If the team had played well, it would have won the competition.
(mean: The didn’t play well, so the team didn’t win the competition)
  1. If Britney Spears had been here, I would have been very happy.
(mean: Britney was not here, so I was not very happy.)
  1. If you had come to my house, you would have met me.
(mean: You didn’t come to my house, so you didn’t meet me.)


Pengertian Simple Past Tense

Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik. Adapun simple past tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 2

Rumus Simple Past Tense

Simple past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was, were). Apa itu verb-2? Verb-2 merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan -ed-en-d-t-n, atau -ne untuk regular verb atau bentuk yang tidak konsisten pada irregular verb. [Baca juga: Regular dan Irregular Verb]
Dengan demikian rumus simple past tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis KalimatRumusContoh Simple Past Tense
positif
(+)
S + Verb-2 (past tense)
S + be(was/were)
The teacher came
I was a stamp collector
negatif
(-)
S + did + not + bare infinitive
S + be(was/were) + not
The teacher didn’t come
I wasn’t a stamp collector
interogatif
(?)
Did + S + bare infinitive
be(was/were) + S
Did the teacher come
Was I a stamp collector

Contoh Simple Past Tense

Beberapa contoh kalimat simple past tense dengan fungsi-fungsinya adalah sebagai berikut.
FungsiContoh kalimat Simple Past Tense
Simple past tense untuk membicarakan aksi yang terjadi dengan durasi waktu tertentu di masa lampau. For (preposition) dapat digunakan untuk menyatakan periode waktu kejadian.Vina and I went to the Ragunan zoo three months ago.
(Saya dan Vina pergi Ragunan tiga bulan lalu.)
Did he come on time yesterday?
(Apakah dia datang tepat waktu kemarin?)
The party started at 10.00 a.m.
(Pesta mulai jam sepuluh pagi.)
Did you sleep enough last night?
(Apa kamu cukup tidur semalam?)
I studied civil engineering for almost 4 years.
(Saya belajar teknik sipil selama hampir 4 tahun.)
Simple past tense untuk membicarakan kebiasaan pada masa lampau. When (subordinate conjunction) biasanya digunakan pada situasi ini.I often did exercise in the gym when I lived in Bandung.
(Saya sering berlatih di gym ketika tinggal di Bandung.)
When I was a senior high school student, I always got up at 4 am to study.
(Ketika saya sma, saya selalu bangun jam 4 pagi untuk belajar.)
Untuk menunjukkan bahwa ada aksi berdurasi pendek (simple past tense) yang terjadi ketika suatu aksi berdurasi panjang (past continuous tense) sedang berlangsung.I was reading a journal in the library when someone burped out loud.
(Saya sedang membaca jurnal di perpustakaan ketika seseorang bersendawa keras.)
Untuk menunjukkan bahwa suatu aksi (simple past tense) langsung mengikuti aksi yang telah selesai (past perfect tense).I had already finished my breakfast when he picked me up.
(Saya telah sarapan ketika dia menjemput.)
Simple past tense digunakan pada if conditional tipe 2.If she studied hard, she would be pass.
(Jika dia belajar keras, dia akan lulus.)
I would buy a sport car if I had much money.
(Saya akan membeli mobil sport jika punya uang banyak.)

seni budaya

Kesenian dan Tarian Tradisional Jawa Barat

Kesenian daerah Jawa Barat sangat beraneka ragam. Seni pertunjukannya pun meliputi seni karawitan, seni tari, atau teater tradisional. Indonesia memang kaya akan kesenian dan budaya, kesenian dari daerah Jawa Barat hanyalah satu dari sekian banyak kesenian yang ada di Indonesia. Dan kita pun sebagai rakyat Indonesia patut berbangga hati. Selain karawitan, juga terdapat banyak seni ukir seperti, wayang golek dan topeng. Seni kerajinan tangan pun tak kalah menariknya, misalnya batik, anyaman, payung, dan tenun.

Kesenian+Tradisional+Jawa+Barat

Wayang golek adalah seni pertunjukan yang mempergunakan golek atau sejenis boneka dengan menampilkan cerita Ramayana dan Mahabarata yang dilakukan seorang dalang.

Degung adalah seni karawitan atau gamelan Sunda klasik dengan instrumen sederhana serta iringan lagu yang halus. Instrumennya terdiri dari bonang sebagai melodi, suling atau rincik, kendang, jeglong, dan lain-lain.


Tarian tradisional
 yang terdapat di Jawa Barat pun bermacam-macam. Ada Tari Jaipong. Ada Tari Bajidor Kahot. Ada pula Tari Topeng. Tari Topeng berasal dari Cirebon. Pada saat menari, penarinya menggunakan topeng. Terkadang, Tari Topeng dimainkan oleh seorang penari, atau bisa juga beberapa orang. Gerakan tangan dan tubuh yang gemulai, serta iringan musik kendang dan rebab merupakan ciri khas dari Tari Topeng. Tari Topeng adalah tarian yang mengisahkan seorang raja yang cintanya tidak mendapat sambutan.



 tari-merak
Tari Merak adalah tarian yang menggambarkan kehidupan buruk merak yang suka memamerkan keindahan bulunya. Sementara Tari Jaipong adalah tari kreasi baru yang merupakan perpaduan beberapa kesenian di Jawa Barat, seperti ketuk tilu, banjet, longser, bajidor, dan pencak silat. Selain itu, ada pula Sisingaan, yaitu tarian arakan gotong singa yang sangat populer di daerah Kuningan.

Kesenian tradisional Jawa Barat adalah bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia. Dan kita sebagai warge negara Indonesia patut melestarikan kesenian tradisional yang ada di Indonesia, baik itu dari Jawa Barat, Sumatra, Sulawesi, dan seluruh tanah air sebagai wujud rasa nasionalisme kita kepada Indonesia tercinta.

bahasa indonesia

I. Kalimat Majemuk Setara
 
Kalimat Majemuk Setara adalah kalimat majemuk yang terdiri atas beberapa kalimat yang setara (sederajat) kedudukannya dan merupakan penggabungan dari 2 kalimat atau lebih dengan menggunakan kata hubung.
Contoh kalimat majemuk setara :
  
1.  Saya menjual ayam goreng.
     Saya menjual sayur sop.
                                                      = Saya menjual ayam goreng dan sayur sop.
2. Saya pergi ke Rumah Nenek.
    Adik pergi ke Rumah Nenek.
    = Saya dan Adik pergi ke Rumah Nenek.
      3. Mansyur bermain congklak.
    Samsul  bermain bekel.
    = Mansyur  bermain congklak, sedangkan Samsul bermain Bekel.
 
      4. Sutinem anak yang rajin.
          Marjinah anak yang malas.
    = Sutinem anak yang rajin, sedangkan Marjinah anak yang malas.
5. Solihun adalah siswa berprestasi.
    Solihun rajin belajar..
    = Solihun adalah siswa berprestasi karena dia rajin belajar.
II. Kalimat Majemuk Bertingkat
Kalimat Majemuk Bertingkat adalah kalimat yang terjadi dari beberapa kalimat tunggal yang kedudukannya tidak setara/sederajat.
Contoh kalimat majemuk bertingkat :
1. Aku sedang belajar, ketika ibu sedang memasak.
2. Jika aku mendapat ranking 1, aku akan mendapatkan sepeda baru.
3. Solihun begitu berbakat, sehingga dia memenangkan kontes menyanyi.
4. Dengan cara menjual gorengan, dia mendapatkan uang untuk menghidupkan          
    keluarganya.
5. Sutarman terus bekerja, padahal dia sedang sakit keras.


III. Pola Kalimat

Dalam menuliskan kalimat dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar maka kita harus ketahui unsur-unsur yang biasanya dipakai dalam sebuah kalimat. Dalam bahasa Indonesia digunakan aturan SPO atau SPOK (Subjek, Predikat, Objek atau Subjek, Predikat, Objek, Keterangan), ditambah dengan pelengkap (pel).
Contoh kalimat beserta pola kalimatnya :
1. Samsul / sedang menyusun / karya ilmiah. 
        S                   P                             O
2. Ibu / memasukkan / pakaian / ke dalam lemari. 
     S              P                  O                   K
3. Solihun Band / bermain / musik / di atas panggung. 
         S                     P             Pel.              K
4. Dia / mengirimi / ibunya / uang / setiap bulan.
      S           P              O         Pel.           K
5. Makmun / mengirimi / saya / surat.
            S           P             O       Pel.

Jenis-jenis paragraf  dalam dunia bahasa merupakan buah dari pikiran pokok sebuah karangan yang kemudian dikembangkan menjadi satu karya tulis yang baik. Macam-macam paragraf yang kita ketahui ada 5 jenis yaitu :
  1. Paragraf argumentasi
  2. Paragraf deskripsi
  3. Paragraf eksposisi
  4. Paragraf persuasi
  5. Paragraf naratif
Pada jenis paragraf tersebut  terdiri dari pikiran pokok, gagasan, atau ide dasar yang kemudian dibantu dengan kalimat pendukung. Penggunaan paragraf tersebut memiliki fungsi tersendiri dalam sebuah karangan. Berikut ini kita pelajari perbedaan kegunaan paragraf-paragraf tersebut.

Jenis jenis Paragraf

Jenis jenis paragraf pada perkembangannya akan bergantung kepada penempatan kalimat topik, bentuk kalimat topik, dan cara mengembangkan kalimat pada topik tersebut. Berdasarkan hal tersebut, berikut ini macam-macam paragraf yang dipakai dalam karya tulis :

Paragraf Argumentasi

merupakan paragraf yang berisi ide atau gagasan dengan diikuti alasan yang kuat untuk menyakinkan pembaca dengan isinya yang mengemukakan suatu pendapat yang diyakini. Ciri ciri paragraf argumentasi meliputi :
  • Untuk penulisan karya tulis yang bersifat nonfiksi atau ilmiah
  • Memberikan asumsi yang bertujuan untuk memberikan keyakinan kepada orang lain, bahwa apa yang dikemukakan merupakan kebenaran
  • Menyertai bukti-bukti yang mendasari argumen tersebut berupa data, tabel, gambar dan sebagainya
  • Terdapat kesimpulan di akhir paragraf
Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi merupakan gagasan pokok yang menggambarkan suatu objek sehingga para pembaca seakan bisa melihat, mendengar, atau merasa objek tersebut. Tujuannya adalah untuk merasakan sendiri dari semua yang ditulis oleh penulis. Objek tersebut dapat berupa orang, benda, atau tempat. Ciri ciri paragraf deskriptif yaitu :
  • Berisi bacaan yang melukiskan objek tertentu (orang, tempat, keindahan alam dll)
  • Pembaca bisa terbawa ke dalam alur cerita karya tulis tersebut
Paragraf Eksposisi

Merupakan jenis paragraf yang tulisannya memberikan informasi mengenai sebuah teori, teknik, kiat, atau petunjuk sehingga orang yang membacanya akan bertambah wawasan. Ciri-ciri paragraf eksposisi meliputi :
  • Mengandung informasi di dalamnya
  • Karya tulis yang bersifat nonfiksi atau ilmiah
  • Bertujuan menjelaskan dan memaparkan
  • Berdasarkan fakta
  • Tidak bermaksud mempengaruhi
Paragraf persuasif

Paragraf persuasif adalah paragraf yang bertujuan meyakinkan dan membujuk pembaca agar melaksanakan atau menerima gagasan penulis terhadap suatu hal.
  • Terdapat bukti dan fakta yang mempengaruhi atau membujuk pembaca
  • Tulisan yang mendorong dan mempengaruhi dalam suatu hal
  • Bahasa yang digunakan dibuat menarik untuk memberikan kesan kepada pembaca
Paragraf narasi

Merupakan bentuk paragraf yang menceritakan serangkaian kejadian atau peristiwa yang disusun berdasarkan urutan waktu terjadinya kejadian tersebut. Ciri ciri paragraf narasi :
  • Terdapat tokoh, tempat, waktu, dan suasana dalam cerita
  • Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa
  • Digunakan dalam karya fiksi ( cerpen,novel,roman) maupun dalam tulisan nonfiksi (biografi, cerita nyata dalam surat kabar,sejarah,riwayat perjalanan).

Jenis jenis Paragraf dan Contohnya

1. Contoh paragraf argumentasi
“Polusi udara dan lingkungan hampir terjadi di seluruh dunia, bahkan di Indonesia yang terutama terjadi pada kota-kota besar. Kendaraan bermotor yang semakin banyak, asap pabrik dan limbahnya adalah contohnya, yang dapat mengakibatkan kerugian yang cukup besar, seperti udara menjadi kotor dan tidak sehat…”
2. Contoh paragraf deskripsi
“Mahasiswi itu terlihat tinggi semampai dengan balutan kebaya berwarna merah yang membuat kulit badannya yang kuning langsat tersebut nampak semakin cantik. Wajahnya dihiasi mata bulat yang bersinar dan disertai bulu mata yang tebal…”
3. Contoh paragraf eksposisi
“Bantuan untuk para korban musibah gempa yang terjadi di Yogyakarta sampai saat ini belum merata. Keadaan tersebut kemudian melibatkan beberapa wilayah mengalami kekurangan bahan pangan dan alat-alat kebutuhan sehari-hari seperti pada wilayah Bantul dan Muntilan..”
4. Contoh paragraf persuasif
” Penggunaan sayuran organik dalam bahan makanan dirasakan lebih sehat , awet, dan lebih enak. Selain itu, penjualan sayuran organik akan lebih menguntungkan daripada sayuran biasa..”
5. Contoh paragraf narasi
“Suatu siang yang terik terlihat gadis itu berjalan dengan mempercepat langkahnya untuk menuju pintu rumahnya seperti ketakutan akan ada yang memergoki kedatangannya. Dengan susah payah pintu rumah pun di buka namun, mukanya berganti dengan rasa terkejut karena lelaki tersebut yang membukakan pintunya.. 

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi Negara


Sejarah Singkat Perumusan Pancasila
Pancasila tidak jatuh dari langit pada sidang BPUPKI ( Heuken, 1991). Pancasila sudah ada sejak lama dalam kehidupan masa lampau bangsa Indonesia. Ketika itu, masih dalam bentuk cara hidup sehari – hari masyarakat nusantara, belum dalam bentuk rumusan Pancasila. Itulah sebabnya Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia sejak beratus – ratus tahun yang lalu.
Selanjutnya pada masa pergerakan nasional, berbagai organisasi politik mulai mendiskusikan dan memperdebatkan tentang nilai – nilai dasar kehidupan bernegara. Hal itu berlanjut menjelang dan sesudah proklamasi kemerdekaan, yaitu dalam sidang BPUPKI dan PPKI. Dalam kedua forum itulah akhirnya rumusan Pancasila disusun dan ditetapkan.
2.1. Pengertian Negara dan Warga Negara
Konsep negara memiliki 2 pengertian ; pertama, Negara adalah organisasi di suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati rakyatnya. Kedua, Negara adalah kelompok sosial yang menduduki wilayah atau daerah tertentu yang diorganisasi di bawah lembaga politik dan pemerintah yang efektif, mempunyai satu kesatuan politik dan berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya.
Sedangkan warga Negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara.
2.2. Pengertian Hak dan Kewajiban Warga Negara
Dalam konteks kata hak dan kewajiban adalah mengandung 2 kata yaitu hak dan kewajiban.Dari masing-masing kata tersebut tentunya mempunyai arti tersendiri. Menurut Prof. Dr. Notonegoro Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat dilakukan oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya. Menurut pengertian tersebut individu maupun kelompok ataupun elemen lainnya jika menerima hak hendaknya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak dapat diwakilkan kepada orang lain jadi harus pihak yang menerimannya lah yang melakukan itu. Dari pengertian yang lain hak bisa berarti sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunanya tergantung kepada kita sendiri contohnya hak mendapatkan pengajaran. Dalam hak mendapatkan pengajaran ini adalah tergantung dari diri kita sendiri, kalau memang menganggap bahwa pengajaran itu penting bagi kita pasti kita akan senagtiasa akan belajar atau sekolah atau mungkin kuliah. Tapi kalau ada yang menganggap itu tidak penting pasti tidak akan melakukan hal itu.
Kata yang kedua adalah kewajiban , kewajiban berasal dari kata wajib. Menurut Prof. Dr. Notonegoro wajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinya dibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lain manapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yang berkepentingan. Kewajiban pada intinya adalah sesuatu yang harus dilakukan.Disini kewajiban berarti suatu keharusan maka apapun itu jika merupakan kewajiban kita harus melaksaakannya tanpa ada alasan apapun itu. Dari pengertian yang lain kewajiban berarti sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Kata yang ketiga adalah warga Negara, warga Negara adalah
2.3. Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia
Warga Negara hakikatnya adalah warga yang menjadi anggota dari suatu himpunan yang disebut sebagai Negara.  Setiap orang tentu saja memiliki hak dan kewajiban di dalam kehidupan bermasyarakat. Begitu juga kita sebagi warga Negara,tentu saja memiliki hak dan kewajiban kepada Negara yang kita diami yaitu Indonesia. Seperti yang telah disampaikan diatas, bahwa warga negara merupakan anggota negara yang mempunyai kedudukan khusus terhadap negaranya.Dengan demikian, warga negara memiliki hak dan kewajiban terhadap negaranya. Hak dan kewajiban warga Negara Indonesia antara lain sebagai berikut:
Ø  Setiap warga negara memiliki hak sama dalam kemerdekaan berserikat, berkumpul mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan sesuai undang-undang yang berlaku. Misalnya : dalam masalah kenaikan BBM masyarakat berhak mengeluarkan pendapat, menyetujui dan tidaknya.
Ø  Setiap warga negara berhak mempertahankan wilayah negara kesatuan Indonesia atau NKRI dari serangan musuh.Misalnya : masyarakat
Ø  Setiap warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan kepercayaan masing-masing yang dipercayai.Misalnya : masyarakat berhak memilih agamanya dan menjalankan agamanya tanpa menganggu agama lainnya.
Ø  Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan. Semua masyarakat mempunyai hak yang sama tanpa adanya batasan misalnya : dalam kasus hukum yang dialami anak gubernur jawa barat meskipun ayahnya mempunyai kekuasaan namun tetap menjalani proses sesuai peraturan yang ada.
Ø  Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum yang tercantum pasal 28D ayat 1 ( dalam memberikan aspirasi rakyat ke pemerintah serta mendapatkan keadilan dari pemerintah dan dalam persidangan hukum).
Ø  Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak yang tercantum pada pasal 27ayat 2. (dari sini kita ketahui warga berhak untuk mendapat kan pekerjaan nya dan kehidupan yang layak tidak terabaikan.)
Ø  Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah yang tercantum pada pasal 28 B ayat 1 ( setiap warga negara berhak untuk meneruskan keturunan mereka dan membentuk keluarga yang disahkan oleh agama dan negara).
Ø  Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia yang tercantum pasal 28C ayat 1 (Setiap warga Negara berhak mendapatkan pendidikan dan pengajaran tanpa memandang sisi ekonominya.Bagi warga Negara yang kurang mampu selama ini sudah disediakan berbagai macam beasiswa agar mereka tetap bisa memperoleh pendidikan.Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan dan ilmu untuk meningkat kualitas yang lebih tinggi dan berguna sebagai rakyat dan memenuhi kebutuhan dalam pencarian pekerjaan).
Ø  Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama, hak untuk tidak diperbudak. ( dalam hal ini warga negara berhak untuk tidak dijadikan sebagai budak dan mempunyai kebebasan beragama pikiran dan hati). Dan tentu saja masih banyak hak hak warga Negara Indonesia lainnya.
Sebelum kita menuntut atau mendapatkan Hak sebagai warga Negara selayaknya kita terlebih dahulu menjalankan kewajiban sebagai warga Negara. Kewajiban warga Negara Indonesia antara lain :
Ø  Setiap warga negara wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Ø  Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya, yang tercantum dalam pasal 28 ayat (1) UUD 1945.
Ø  Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.
Ø  Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara indonesia dari serangan musuh, yang sesuai dengan Pasal 27 ayat (3) dan Pasal 30 ayat (1) UUD UUD 1945.
            Hak dan Kewajiban tersebut sesuai dengan apa yang telah dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 26, 27, 28, dan 30, yaitu :
1.      Pasal 26, ayat (1), yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Dan pada ayat (2), syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang.
2.      Pasal 27, ayat (1), segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahannya, wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu. Pada ayat (2), taip-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
3.      Pasal 28, kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan, dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.
4.      Pasal 30, ayat (1), hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara. Dan ayat (2) menyatakan pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang.
2.4. Hak Asasi Manusia
HAM adalah hak-hak yang melekat pada diri manusia dan tanpa hak-hak itu manusia tidak dapat hidup layak sebagai manusia.Hak tersebut diperoleh bersamaan dengan kelahiran atau kehadirannya bisa dikatakan HAM sudah ada sejak kita masih ada dalam kandungan dan melekat pada diri kita saat kita lahir.HAM bersifat umum (iniversal) karena diyakini bahwa beberapa hak memiliki tanpa perbedaan atas bangsa, ras, atau jenis kelamin.HAM juga bersifat supralegal, artinya tidak bergantung pada adanya suatu Negara atau Undang-undang Dasar, kekuasaan pemerintah, bahkan memiliki kewenangan lebih tinggi karena berasal langsung dari Tuhan. Dalam UU. No 39 tahun 1999 HAM merupakan seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan YME.
Macam-macam Hak Asasi manusia menurut sifat masyarakat pada umumnya :
1.      Hak Asasi pribadi (personal ) yang meliputi kebebasan menyatakan pendapat, memeluk agama, kebebasan bergerak dan sebagainya.
2.      Hak Asasi ekonomi (property right) yaitu hak untuk memiliki sesuatu, membeli dan menjual sesuai serta manfaatnya.Missal : orang berhak membeli perhiasan namun orang tersebut juga berhak menjual perhiasan tersebut saat mereka butuh.
3.      Hak Asasi politik (political right) yaitu hak untuk ikut serta dalam pemerintah, hak pilih (hak memilih dan dipilih), hak untuk mendirikan partai politik.Misal : setiap orang berhak mencalonkan dirinya sendiri dalam sebuah pemilihan wakil rakyat, namun orang lain juga berhak menentukan pilihan tersebut.
4.      Hak Asasi untuk mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dalam pemerintah (right legal equality).
5.      Hak Asasi sosial dan kebudayaan (social and cultural right)hak memilih pendidikan dan mengembangkan kebudayaan
6.      Hak Asasi untuk mendapatkan perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural right), misal : perlakuan dalam hal penahanan, penangkapan, pengeledahan, peradilan dsb.
     Indonesia berpandangan bahwa pemajuan dan perlindungan hak asasi manusia harus di dasarkan pada prinsip bahwa hak hak tersebut  kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, baik dalam penerapan, pemantauan, maupun pelaksanaannya. HAM di Indonesia di dasarkan pada konstitusi NKRI, seperti UUD dan Pancasila.Oleh sebab itu, penegakan hukum dan HAM harus dilakukan secara tegas, tidak diskriminatif dan konsisten agar tercapai masyarakat yang adil dan sejahtera.
            Namun seperti kita ketahui bahwa selama ini yang terjadi di kenyataan cukup jauh dari apa yang diharapkan, misalnya saja yang sedang sering dibicarakan dimedia mengenai pembunuhan disertai mutilasi yang didasari masalah yang sepele. Lain lagi yang terjadi dengan seorang anak yang dipidana karena mencuri sepasang sandal jepit, sedangkan kalangan elite politik yang dinyatakan bersalah dalam kasus korupsi masih saja melenggang bebas.Ibarat sebuah paku, penegakan hukum di Indonesia tajam dibawah tetapi tumpul di atas.Tentu masih banyak kejadian yang mencerminkan ketidak adilan di bidang hukum dan HAM, terlepas dari hal-hal negatif itu pastilah lebih banyak hal yang telah diberikan Negara Indonesia kepada kita sebagai warganya.